Hati-hati Menyebarkan Konten Tidak Benar di Internet


Setelah disahkannya Revisi UU NO 11 Tahun 2008 tentang ITE (Informasi dan Transaksi Elektronik) yang berlaku pada Senin, 28 November 2016 kemarin, sebaiknya kita lebih berhati-hati dengan setiap informasi yang kita terima atau share, apalagi jika isinya berupa tuduhan pada orang lain yang belum jelas kebenarannya. 

Beberapa pasal dalam UU ITE :
Pasal 27 dan 28 Tentang Perbuatan yang Dilarang, berbunyi sebagai berikut 
(1) Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan yang melanggar kesusilaan.
(2) Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan perjudian
(3) Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik
(4) Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan pemerasan dan/atau pengancaman

Pasal 28 ayat (2) (bukan revisi) : Setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).

Siaran Pers Kementerian Komunikasi dan Informatika :
a. Ancaman pidana penghinaan dan/atau pencemaran nama baik diturunkan dari pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun menjadi paling lama 4 (empat) tahun dan/atau denda dari paling banyak Rp 1 miliar menjadi paling banyak 750 juta
b. Ancaman pidana pengiriman informasi elektronik berisi ancaman kekerasan atau menakut-nakuti dari pidana penjara paling lama 12 (dua belas) tahun menjadi paling lama 4 (empat) tahun dan/atau denda dari paling banyak Rp 2 miliar menjadi paling banyak Rp 750 juta

Seringkali saat kita berselancar di dunia maya, kita sering menemukan beberapa konten website yang bertentangan dengan nilai kesusilaan. Bila terganggu dengan website yang berisi konten:
- pornografi
- radikalisme / terorisme
- SARA / kebencian
- kekerasan / violence
- kekerasan / pornografi anak
- penipuan dagang / investasi
- perjudian
- gangguan keamanan internet (malware, virus, phising)
- pelanggaran hak cipta
bisa dilaporkan ke aduankonten@mail.kominfo.go.id

You Might Also Like

Flickr Images